1. Apa itu Psikologi
Manajemen ?
-
Arti Psikologi
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari perilaku manusia dan proses mental. Psikologi merupakan cabang ilmu
yang masih muda atau remaja. Sebab, pada awalnya psikologi merupakan bagian
dari ilmu filsafat tentang jiwa manusia. Psikologi memberikan penjelasan
macam-macam tingkah laku lahiriah yang menjasmani sifatnya, sedangkan manusia
merupakan suatu totalitas jasmaniah rohani. Semua bentuk dorongan dan impuls
dalam diri manusia yang menyebabkan timbulnya macam-macam aktivitas fisik dan
psikis, yang dijelaskan oleh psikologi. Jadi, Psikologi atau ilmu jiwa ialah
ilmu yang mempelajari tingkah laku dan gejala-gejala kejiwaaan manusia.
-
Arti Manajemen
Kata manajemen berasal dari bahasa Latin, yaitu
dari kata Manus yang berarti tangan dan Agere yang berarti
melakukan. Kata-kata itu digabung menjadi kata kerja Managere yang
artinya menangani. Managere diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dalam
bentuk kata kerja to manage, dengan kata benda management, dan manager
untuk orang yang melakukan kegiatan manajemen. Akhirnya, management
diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi manajemen atau
pengelolaan.
·
Fungsi-fungsi
manajemen terdiri dari empat fungsi, yaitu:
1.
Perencanaan
atau Planning, yaitu proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk
mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi
dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
2.
Pengorganisasian
atau Organizing, yaitu proses yang menyangkut bagaimana strategi dan
taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur
organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang
kondusif, dan bisa memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi bisa bekerja
secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
3.
Pengimplementasian
atau Directing, yaitu proses implementasi program agar bisa dijalankan
oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak
tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan
produktivitas yang tinggi.
4.
Pengendalian
dan Pengawasan atau Controlling, yaitu proses yang dilakukan untuk
memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan,
dan diimplementasikan bisa berjalan sesuai dengan target yang diharapkan.
·
Hubungan
Psikologi dengan Manajemen
Psikologi
manajemen adalah ilmu tentang bagaimana mengatur / me-manage sumber daya yang
ada untuk memenuhi kebutuhan atau dengan kata lain Psikologi Manajemen
adalah suatu studi tentang tingkah laku manusia yang terlibat dalam proses
manajemen dalam rangka melaksanakan fungsi-fungsi manajemen untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kaitannya dengan psikologi:
Dengan
ditemukan dan dikembangkannya ilmu psikologi, diketahui bahwa unsur SDM
ternyata merupakan yang terpenting dari ketiga modal kerja perusahaan manapun.
Pasalnya, ilmu psikologi yang memang berpusat pada manusia, mampu
mengintervensi berbagai faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja,
keterampilan, dan sebagainya dengan berbagai macam teknik dan metode, sehingga
bisa dicapai kinerja SDM yang setinggi-tingginya untuk produktivitas
perusahaan.
·
Manfaat
Psikologi Manajemen
a. Untuk mendapatkan pemecahan bagi
masalah-masalah yang penting berkenaan dengan penggunaaan tenaga manusia di
dalam proses manajemen.
b. Agar dunia manajemen mampu
menggunakan prosedur-prosedur yang lebih relevan atau tepat untuk
memecahkan masalah-masalah human (kemanusiaan).
·
Analisa
Menurut analisa Saya, Psikologi
manajemen adalah cara mengatur sumber daya yang ada di dunia ini untuk memenuhi
kebutuhan dalam rangka menjalankan fungsi-fungsi manajemen untuk mencapai
tujuan yang telah di tetapkan. Lalu hubungan Psikologi dengan Manajemen sangat
erat karena sangat membantu manusia dalam bekerja di sebuah perusahaan untuk
menjadi karyawan yang baik dengan menginterpretasikan sikap dan keterampilan
kerja yang baik dan benar.
2. Apa itu Organisasi?
Organisasi merupakan sekumpulan
orang-orang yang di atur atau disusun di dalam sebuah kelompok yang bekerjasama
untuk mencapai tujuannya bersama.
Organisasi terdiri dari :
- Organisasi Formal
Organisasi Formal Adalah kumpulan dari dua orang atau lebih
yang meningkatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar, serta dengan
hubungan kerja yang rasional. Contoh: Sekolah, Negara, dan lain-lain.
- Organisasi informal
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau
lebih yang terlibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak
disadari. Contoh: Arisan ibu-ibu
Secara umum organisasi merupakan salah satu sarana untuk
mencapai tujuan perusahaan melalui pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen yang
dilakukan seorang pemimpin dengan organisasi yang tercipta diperusahaan yang
bersangkutan. Jadi keberhasilan perusahaan tergantung pada organisasi terutama
struktur organisasi yang dianut. Dari
Definisi di atas disimpulkan bahwa Organisasi mencakup 3 elemen pokok :
·
Interaksi manusia
·
Kegiatan yang mengarah pada tujuan,dan
·
Struktur organisasi itu sendiri
·
Analisa
Menurut analisa Saya, organisasi itu
sangat diperlukan didalam suatu perusahaan karena sebagai wadah untuk mencapai
suatu tujuan tertentu, tanpa organisasi itu suatu perusahaan tidak dapat mencapai
tujuan yang sempurna. Misalkan contoh dari sebuah Organisasi yaitu OSIS (
Organisasi Siswa Intra Sekolah ). Ini merupkan bentuk Organisasi garis karena mempunyai cakupan yang sempit
yang hanya berada dalam lingkungan sekolah saja dan hanya bergelut di
wilayahnya saja. Sehingga dengan adanya OSIS di sekolah-sekolah akan lebih
mudah untuk mencapai tujuan tertentunya dengan seksama.
DAFTAR PUSTAKA
D, Ratna Wilis. (1996). Teori-Teori Belajar.
Jakarta: Penerbit Erlangga
Erni Tisnawati
Sule, dkk. (2004). Pengantar Manajemen. Bandung: Penerbit Kencana.
Husaini Usman,
(2008) Manajemen Teori, Praktik, & Riset Pendidikan. Jakarta:
Bumi Aksara.
Kartini Hartono.
(1994). Psikologi Sosial untuk Manajemen, Perusahaan, dan Industri, Jakarta:
PT Raja Grafindo Persada.
Stephen P.Robbins. (1994).
Teori Organisasi Struktur, Desain, dan Aplikasi. Jakarta: Arcan.
WS, Winkel. (1997). Psikologi
Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta : Gramedia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar