Kamis, 09 Januari 2014

Curah Hujan Tinggi, Bantul disapu Banjir dan Tanah Longsor



Curah hujan  dengan intensitas tinggi sejak Selasa (17/1) hingga kemarin malam,  tidak saja merendam ratusan rumah di wilayah bantul. Tapi dampak lain yang ditimbulkan adalah terjadinya longsor di berbagai perbukitan wilayah Bantul. Beruntung, Longsor tidak membawa korban jiwa, akan tetapi longsor tersebut cukup memporak-porandakan beberapa wilayah dan mengakibatkan akses beberapa jalan yang jadi jalur utama perekonomian warga agak terganggu. Pantaun yang dilakukan oleh tiem relawan Jogja Siaga Bencana, beberapa wilayah Bantul yang terhimbas tanah longsor adalah; dusun Kanigoro Mangunan, dusun Kaligatuk Srimulyo dan dusun Jetis Selopamioro Imogiri.
Dari tiga lokasi itu, kerusakan yang paling parah terjadi di dusun Jetis Selopamioro Imogiri, karena jembatan penghubung yang menghubungkan  dengan dusun Kedungjati ambles, sehingga untuk sementara lalulintas di dua dusun tersebut lumpuh. Informasi yang berhasil dikumpulkan oleh tiem relawan Jogja Siaga Bencana, diperoleh keterangan, selain mengakibatkan tanah perbukitan longsor juga bebarapa wilayah lahan pertanian serta rumah penduduk terendam air. Ada sekitar 9 hektare tanah pertanian terendam air, dan juga ada beberapa hektar lahan perkebunan terendam air. BPBD Kabupaten Bantul sendiri, mendata ada 9 titik wilayah yang rawan terhadap banjir. Ke 9 titik wilayah yang rawan banjir itu adalah, di Wukirsari, Nogosari, Girirejo, Gejayan, Kradenan, Karangtengah, Girirejo, Wonolelo, Kanigoro dan Kaligatuk. Sampai berita ini ditulis, warga masyarakat yang terhimbas banjir masih berjaga-jaga dan bergotong-royong membenahi infrastruktur-infrastruktur penting secara swadaya.



sumber: http ://jogja.siagabencana.net/2012/01/curah-hujan-tinggi-bantul-disapu-banjir-dan-tanah-longsor/
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar