Jumat, 29 November 2013

Puisi Tersenyum dalam Tangisan

Detik demi detik seakan pedih
Namun ku coba menutupi semua itu dengan senyuman
Ku mencoba terus tersenyum agar tangis itu tak kembali
Agar tak ada yang tahu dan mengasihaniku

Aku ingin melepaskan beban berat ini
Aku benci saat itu
Aku ingin membuang semua kenangan itu
Ku seakan iri, pada dunia ini

Mengapa hanya aku yang merasakan ini
Andai waktu itu tak terjadi
Mengapa ku seakan menjadi gadis cengeng dengan keadaan seperti ini
Kenangan itu pun seakan setia melekat di memori ku

Dan seakan memusnahkan semua kenangan lainku
Tuhan, buatku amnesia akan fikiran itu
Mungkin ku tak sanggup lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar