Kamis, 17 Maret 2016

TUGAS SOFTSKILL PSIKOTERAPI

 1.       Jelaskan mengenai Psikoterapi?
Psikoterapi secara etimologis mempunyai arti sederhana yaitu psyche yang artinya jelas, yaitu mind atau jiwa dan therapy dari bahasa Yunani yang berarti merawat atau mengasuh. Jadi, psikoterapi adalah perawatan terhadap aspek kejiwaan seseorang. Sedangkan menurut para ahli adalah sebagai berikut :

  • Menurut Watson dan Morse (1977)
Psikoterapi dirumuskan sebagai bentuk khusus dari interaksi antara dua orang, pasien dan terapis dimana pasien memulai interaksi dengan mempergunakan dasar psikologi dan terapis untuk membantu pasien meningkatkan kemampuan mengendalikan diri dalam kehidupannya dengan mengubah pikiran ,perasaan dan tindakannya.
  • Menurut Corsini (1989)
Proses formal dari interaksi antara dua pihak,setiap pihak terdiri dari satu orang tetapi ada kemungkinan terdiri dari dua orang atau lebih pada setiap pihak dengan tujuan memperbaiki keadaan yang tidak menyenangkan karena ketidakmampuan pada salah satu dari bidang berikut: fungsi kognitif, fungsi afektif, dan fungsi perilaku.

2. Jelaskan beserta berikan contohnya tujuan dari Psikoterapi?
  • Tujuan Psikoterapi dengan Pendekatan Psikodinamik
Menurut Ivey (1987) adalah membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi sesuatu yang disadari. Membantu klien menghidupkan kembali pengalaman-pengalaman dan menyusun sintesis yang baru dari konflik-konflik masa lalu.
  • Tujuan Psikoterapi dengan Pendekatan Psikoanalisis
Menurut Corey (1991) adalah membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi sesuatu yang disadari dengan membantu klien menghidupkan kembali pengalaman-pengalaman yang sudah lewat melalui konflik-konflik yang ditekan melalui pemahaman intelektual.
  • Tujuan Psikoterapi dengan Pendekatan Rogerian
Menurut Ivey (1987) adalah untuk memberikan jalan terhadap potensi yang dimiliki seseorang menemukan sendiri arahnya secara wajar dan menemukan dirinya sendiri yang nyata atau yang ideal dan mengeksplorasi emosi yang majemuk serta memberi jalan bagi pertumbuhan dirinya yang unik.
  • Tujuan Psikoterapi dengan Pendekatan Eksistensial
Menurut Corey (1991) sebagai upaya untuk membantu seseorang mengetahui bahwa ia punya kebebasan dan menyadari akan kemungkinan-kemungkinan yang dimiliki.
  • Tujuan Psikoterapi dengan Pendekatan Behavioristik
Menurut Ivey (1987) adalah untuk menghilangkan kesalahan dalam belajar dan berperilaku dan untuk mengganti dengan pola-pola perilaku yang lebih bisa menyesuaikan.
  • Tujuan Psikoterapi dengan Pendekatan Gestalt
Menurut Corey (1991) adalah untuk membantu klien memperoleh pemahaman mengenai pengalaman-pengalamannya.
  • Tujuan Psikoterapi dengan Pendekatan Realitas
Menurut Ivey (1987) adalah untuk memenuhi kebutuhan seseorang tanpa dicampur-tangani orang lain.
Menurut Corey (1991) adalah untuk membantu seseorang agar lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.

3.  Jelaskan perbedaan Psikoterapi dengan Konseling?
a.       Konseling pada umumnya menangani orang normal. Sedangkan Psikoterapi terutama menangani orang yang mengalami gangguan psikologis.
b.      Konseling lebih edukatif, sportif, berorientasi, sadar, dan berjangka pendek. Sedangkan Psikoterapi lebih rekonstruktif, konfrontatif, berorientasi tak sadar, dan berjangka panjang.
c.       Konseling lebih terstruktur dan terarah pada tujuan yang terbatas dan konkret. Sedangkan Psikoterpai sengaja dibuat lebih ambigu dan memiliki tujuan yang berubah-ubah serta berkembang terus.
4.  Jelaskan beserta contohnya bentuk dari terapi?
 a.  Supportif
Suatu terapi yang tidak merawat atau memperbaiki kondisi yang mendasarinya, melainkan meningkatkan kenyamanan pasien.
Penyembuhan Supportif (Supportive Therapy): Merupakan perawatan dalam psikoterapi yang mempunyai tujuan untuk :

  • Memperkuat benteng pertahanan (harga diri atau kepribadian)
  • Memperluas mekanisme pengarahan dan pengendalian emosi atau kepribadian
  • Pengembalian pada penyesuaian diri yang seimbang.
Penyembuhan supportif ini dapat menggunakan beberapa metode dan teknik pendekatan, diantaranya :
  •  Bimbingan (Guidance)
  • Mengubah lingkungan (Environmental Manipulation)
  •  Pengutaraan dan penyaluran arah minat
  • Tekanan dan pemaksaan
  • Penebalan perasaan (Desensitization)
  • Penyaluran emosional
  •  Sugesti
·         Penyembuhan inspirasi berkelompok (Inspirational Group Therapy)
b. Penyembuhan Reedukatif (Reeducative Therapy)
Suatu metode penyembuhan yang bertujuan untuk mengusahakan penyesuaian kembali, perubahan atau modifikasi sasaran/tujuan hidup, dan untuk menghidupkan kembali potensi. Adapun metode yang dapat digunakan antara lain :
  • Penyembuhan sikap (attitude therapy)
  • Wawancara (interview psychtherapy)
  • Penyembuhan terarah (directive therapy)
  • Psikodrama

c. Penyembuhan Rekonstruktif (Reconstructive Therapy)
Penyembuhan rekonstruktif mempunyai tujuan untuk menimbulkan pemahaman terhadap konflik yang tidak disadari agar terjadi perubahan struktur karakter dan untuk perluasan pertunbuhan kepribadian dengan mengembangkan potensi. Metode dan teknik pendekatannya antara lain :
  • Psikoanalisis
  • Pendekatan transaksional (transactional therapy)
  • Penyembuhan analitik berkelompok


Sumber:

Gunarsa, Singgih D. (2012). Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: Libri






Tidak ada komentar:

Posting Komentar